Ku pejamkan mata sejenak
Biarkan sesaat semua terhenti
Tiga larik terakhir napas terhembus sudah
Selantun doa penyerahan diri pada SANG HIDUP
Sebait urai harap pembebasan diri bagiku ,
pula bagi ia yang ada di dalam dan di luarku
Terikat pada benang rasa asa penyatuan sejati pada kepasrahan akanMu
Tri stana ruang diri perlambang trilokapala
Hela panjang napas lembut tak berjeda
Tak hendak kuhembus lagi rasanya
Masuk adalah keluar tanpa sekat
Liar , nikmat , pelangi berpendar
Jembatan naga berderak lembut
Benteng mengembang kokoh
Memanggil prana alam raya
Lupakan semua aturan yang ada
Lepaskan napas menderu
Nyanyian abadi mulai kunikmati lagi
Napas , jantung , tulang , otot , kulit
Bunyikan lagu kehidupan
Kubebaskan semua yang ada pada diri
Nikmati lagu alam raya , harmoni keberadaan diri
Rhapsody indah yang hampir terlupakan
Meraba lembut sang bumi dengan telapak kakiku
Tanpa aturan mengikat
Meliuk tanpa jeda penghambat
Biarkan Taksaka terbangun dari relungnya
mendaki jembatan , turun menyapa bumi , naik menyapa langit
Mengetuk setiap sendi , mengisi tiap ototku
Bebas , tak terpaksa , tak memaksa
Pembukaan empat gerbang utama
13 jalur bintang
Bukan ida , bukan pingala tapi jembatan naga dari ujung jari ke pucuk kepala
Mata ketiga , telaga kumala , pilar kiri , pilar kanan
Lambang Maha kala terbuka jalur prana salib emas
Depan belakang , kiri kanan , atas bawah
lengkaplah sudah .
Jumat, 13 Februari 2009
Rabu, 11 Februari 2009
GURU
Tak akan ada murid yang lebih pandai dari gurunya .
Tak akan ada murid yang mampu mengalahkan gurunya .
Karena mereka belajar segala sesuatu yang belum mereka ketahui , dari guru .
Guru hanya belajar lebih awal sehari semalam .
Karena hidup berlangsung hanya sehari semalam .
Sebab kelahiran dan kematian akan selalu datang , siang atau malam .
Seberapa pun gaibnya pengetahuan , jawabannya ada di dalam dirimu .
Karena dirimu adalah miniatur alam semesta dan bagian dari semesta itu sendiri .
Jika kau mampu berkomunikasi dalam rasa sejatimu pada dirimu sendiri , harta tak terbilang akan tergali .
Pengetahuan bukanlah sumur tanpa dasar , jika ia tanpa dasar tak ada apa pun yang dapat kau timba .
Ia bagaikan mata air yang terus menetes , tak pernah habis , ia tak mengalir , namun teralirkan oleh waktu dan mereka yang mencari serta mengolahnya .
Ia , ruang semesta dimana kau dapat berpijak di mana saja , melangkah ke mana pun .
Bagaikan makan , digigit , dikunyah seksama , dirasakan , baru kemudian dicerna berguna .
Ia adalah ruang tak berbatas puncak .
Batasan puncak yang kau katakan , sebenarnya tak lebih dari batas semu yang kau ciptakan sendiri dari ketidak mampuanmu untuk meraih lebih tinggi .
Hidup adalah guru sejati .
Menyajikan uraian , contoh soal , soal uji dan jawabannya dalam lini papar nyata .
Tak akan ada murid yang mampu mengalahkan gurunya .
Karena mereka belajar segala sesuatu yang belum mereka ketahui , dari guru .
Guru hanya belajar lebih awal sehari semalam .
Karena hidup berlangsung hanya sehari semalam .
Sebab kelahiran dan kematian akan selalu datang , siang atau malam .
Seberapa pun gaibnya pengetahuan , jawabannya ada di dalam dirimu .
Karena dirimu adalah miniatur alam semesta dan bagian dari semesta itu sendiri .
Jika kau mampu berkomunikasi dalam rasa sejatimu pada dirimu sendiri , harta tak terbilang akan tergali .
Pengetahuan bukanlah sumur tanpa dasar , jika ia tanpa dasar tak ada apa pun yang dapat kau timba .
Ia bagaikan mata air yang terus menetes , tak pernah habis , ia tak mengalir , namun teralirkan oleh waktu dan mereka yang mencari serta mengolahnya .
Ia , ruang semesta dimana kau dapat berpijak di mana saja , melangkah ke mana pun .
Bagaikan makan , digigit , dikunyah seksama , dirasakan , baru kemudian dicerna berguna .
Ia adalah ruang tak berbatas puncak .
Batasan puncak yang kau katakan , sebenarnya tak lebih dari batas semu yang kau ciptakan sendiri dari ketidak mampuanmu untuk meraih lebih tinggi .
Hidup adalah guru sejati .
Menyajikan uraian , contoh soal , soal uji dan jawabannya dalam lini papar nyata .
Senin, 09 Februari 2009
Malaikat
Tiap orang terlahir ke dunia , dikaruniai malaikat pelindung dan roh pelindung .
Aku pun demikian .
Hidupku penuh warna , penuh gejolak , berubah tiap waktu .
Hadir mereka , tak tampak , ada , terasa , percaya , penuh cinta , percayakan pilihan dan tindakan di tanganku sendiri .
Lusius nama roh pelindungku dan Urbanus malaikat pelindungku .
Aku terlahir ke dunia , di karuniai malaikat dan pelindung nyata , lahiriah .
Ibu dan bapakku adalah keduanya .
Hidupi aku dengan darah dan cinta .
Ajari aku untuk bicara , berdiri , berjalan , makna jatuh dan bangkit kembali .
Bimbing aku dengan contoh nyata dalam hidup .
Semua ku timba , baik dan buruk , karena inilah hidup .
Meneladani hal baik , menimba pengalaman dari hal buruk .
Bukan untuk lari , namun untuk lebih dewasa , lebih tahu cara menyelesaikannya .
Aku pun demikian .
Hidupku penuh warna , penuh gejolak , berubah tiap waktu .
Hadir mereka , tak tampak , ada , terasa , percaya , penuh cinta , percayakan pilihan dan tindakan di tanganku sendiri .
Lusius nama roh pelindungku dan Urbanus malaikat pelindungku .
Aku terlahir ke dunia , di karuniai malaikat dan pelindung nyata , lahiriah .
Ibu dan bapakku adalah keduanya .
Hidupi aku dengan darah dan cinta .
Ajari aku untuk bicara , berdiri , berjalan , makna jatuh dan bangkit kembali .
Bimbing aku dengan contoh nyata dalam hidup .
Semua ku timba , baik dan buruk , karena inilah hidup .
Meneladani hal baik , menimba pengalaman dari hal buruk .
Bukan untuk lari , namun untuk lebih dewasa , lebih tahu cara menyelesaikannya .
Langganan:
Postingan (Atom)
